Selasa, 26 Mei 2009

MEMILIH KELAS JURUSAN UNTUK MASA DEPAN BANGSA

Selasa, 26 Mei 2009 2

Oleh: Mifa Indra Rosita

Sistem Pendidikan Indonesia yang ‘suka semaunya sendiri’ kerap kali memusingkan para siswa dan wali murid. Bagaimana tidak? Tentunya tidak lekang oleh ingatan kita bahwa hingga tahun 1980-an penjurusan untuk siswa SMA dilakukan saat siswa akan naik ke kelas 3. namun sejak tahun 1990, penjurusan sudah mulai dilakukan sejak siswa naik ke kelas 2 SMA. Tentu saja pemerintah memiliki itikad baik dibalik itu semua. Namun sampai mana generasi muda khususnya para siswa mengerti dan mampu mencerna ‘itikad baik dari pemerintah’ ini?

Penjurusan memang bertujuan mengelompokkan para siswa sesuai dengan bakat dan minta pelajar. Dan tindakan pemerintah ‘menjuruskan’ seorang siswa mulai usia dini merupakan hal yang patut diacungi jempol. Tapi sampai di mana siswa mampu mengkotak-kotakkan bakat dan minat dirinya sendiri?

Tujuan dari penjurusan selama ini telah diabaikan para siswa. Mengapa demikian? Para siswa lebih menuntut pada gengsi, serta pandangan jurusan tersebut di mata orang lain, terlepas dari bakat dan minat yang mereka miliki. 3 dari 5 siswa kelas X yang disurvey kecil-kecilan oleh penulis menyampaikan keinginan mereka masuk ke salah satu kelas jurusan karena kelas jurusan tersebut dianggap lebih ‘ngelas’, ‘keren’ serta alas an berjubel lainnya.

Anggapan yang membelok ini jelas harus segera diluruskan. Bukan masalah hari ini jika mereka lolos masuk ke dalam kelas jurusan hanya karena alasan-alasan di atas. Namun bagaimana kelanjutannya? Mereka bisa dipastikan tidak akan memberi kontribusi apapun pada jurusan tersebut karena niat mereka pada awalnyapun telah salah. Pada sekop yang lebih luas lagi, mereka tidak akan memberi kontribusi apapun pada dunia pendidikan di Indonesia.

Hal ini mungkin bisa dibilang ringan. Karena setiap siswa belum merasakan dampaknya. Tapi tidak sadarkah kita bahwa setiap bakat yang kita miliki sangat berharga bagi bangsa ini nantinya.

Sebagaimana contoh di bawah ini:

Rina adalah seorang anak yang memiliki bakat dan kecintaan yang tinggi pada dunia tulis menulis. Ia juga memiliki keistimewaan dalam bidang berbahasa dan kemampuan dalam bidang organisasi. Cita-citanya adalah sebagai pembawa acara berita tv. Maka ia-pun memilih jurusan bahasa untuk semakin memperdalam ilmunya dalam mencapai cita-citanya. Namun ia harus berpikir dua kali manakala keinginan itu ditanggapi oleh lingkungan sekitarnya yang seakan mengejek niat dan cita-citanya itu. Orangtuanya pun menginginkan Rina untuk masuk ke jurusan IPA, karena orangtuanya menganggap kelas jurusan tersebut lebih terlihat ‘mengelas’ daripada kelas jurusan pilihannya. Rina pun dengan terpaksa masuk ke dalam jurusan IPA.

Contoh Rina hanyalah sekelumit contoh-contoh yang belum terungkap ke permukaan. Betapa banyak pelajar, khususnya siswa SMA yang harus berperang melawan lingkungan dan cita-citanya. Dalam 1 tahap, Rina bisa lolos dari kepungan rasa ‘termarginalkan’ orang-orang sekitarnya karena ia sudah memenuhi permintaan pasar untuk masuk ke kelas jurusan yang sebetulnya tidak sesuai dengan kehendak hatinya. Tapi apakah ini sesuai degnan kehendak pendidikan yang berlaku di negara kita?

Bangsa kita tidak akan bisa maju kalau pelajarnya sebagian besar bersikap demikian. Saat diberi kesempatan untuk memilih, mereka malah mengambil jalan yang salah karena pengaruh dari sekitar mereka.

Inilah saatnya pelajar mulai peduli terhadap keputusan mereka. Sebab keputusan mereka sangat mempengaruhi perkembangan bagi dunia pendidikan.

Mungkin hanya harapan jika semua pelajar di Indonesia ini memiliki kemampuan sesuai dengan bidangnya. Namun rasana harapan seperti itu belum terlambat jikalau setiap siswa memiliki antusiasme terhadap dunia pendidikan. Terlepas dari resiko mereka akan termarginalkan atau tidak...

Dunia pendidikan tidak terlepas dengan masa depan negara kita, nantinya. Bagaimana perkembangan negara ini, tentu tidak terlepas dari tindakan generasi penerus bangsa. Jika generasi penerus bangsanya saja salah dalam menentukan jurusan, bagaimana dengan masa depan negara ini nantinya?

Kita tidak dapat memungkiri peran orang tua, guru, ataupun bagian Bimbingan Konseling dalam hal ini. Sebetulnya sangat disayangkan tindakan mereka yang memaksa keinginan anak untuk lebih menuruti keinginan ‘pasar’ daripada kemampuan mereka. Harusnya, para orang tua bisa mendukung. Karena dari dukungan tersebut akan timbul suatu motivasi dalam diri siswa.

Namun bagaimanapun siswalah yang sebetulnya sangat berperan dan mengetahui hal ini dengan pasti. Siswa lah yang akan membawa negara ini akan kemana nantinya.


PEMIMPIN MUDA IDAMAN BANGSA

Oleh: Fachmi Anita Ragil.
“ Bangun pemudi-pemuda, Indonesia
Lengan bajumu singsingkan, untuk negara
Masa yang akan datang, kewajibanmu-lah
Menjadi tanggunganmu terhadap nusa…”

Sebaris lagu ciptaan Alfred Simanjuntak diatas dapat menunjukkan pada kita betapa generasi muda sangat diagung-agungkan keberadaannya di negara ini. Empat kalimat yang masing-masing terkandung dalam setiap baris secara tegas menjelaskan bahwa negeri ini butuh kerja dari sosok seorang pemuda. Kalimat pertama mengandung kata ‘bangun’ yang menegaskan bahwa pemudi Indonesia diharapkan dapat bangkit, beranjak dari tempatnya berbaring saat ini guna menyambut hari ini dan hari esok dengan semangat yang masih segar dari pemuda. Kalimat kedua mengandung kata ‘singsingkan’, menyiratkan bahwa untuk sebuah perubahan negara ini tidak saja butuh pemuda dengan semangat tanpa aksi, tapi juga semangat dengan bukti. Singsingkan juga bisa berarti bahwa demi sebuah perubahan pemuda harus rela berkorban untuk menunjukkan baktinya kepada negara. Kalimat ketiga jauh lebih tegas daripada kedua kalimat di atasnya. Kalimat ini secara gamblang menegaskan pada pemuda mengenai hari esok yang dalam baris lagu ini digambarkan dengan ‘masa yang akan datang’ sebagai hari dimana para pemuda-lah sebagai nahkodanya. Kalimat terakhir menunjukkan sikap tulus negara akan apapun yang akan pemuda berikan pada nusa ini.

Demikian dalamnya makna lagu ini tentunya menimbulkan pertanyaan ‘ada apakah dengan pemuda sehingga ia memiliki power yang sangat kuat, tidak hanya pada sebuah lagu namun juga bagi sebuah bangsa.

Pada kenyataannya, generasi muda dalam masyarakat merupakan suatu identitas yang sangat potensial. Jika diibaratkan sebuah negara dengan kemajemukan usia penduduknya merupakan juntaian mata rantai yang sangat panjang, maka generasi muda-lah sebagai porosnya. Generasi muda akan berfungsi sebagai penerus cita-cita perjuangan bangsa yang telah diletakkan oleh generasi sebelumnya dan berkemampuan untuk mengisi dan membina kemerdekaan. Kedudukannya yang strategis ini membuat setiap bangsa menaruh berbagai harapan yang sangat besar kepada mereka.

Besarnya peranan generasi muda ini, pada sisi lain menimbulkan tanggung jawab yang sangat besar yang harus dipikul oleh generasi muda. Artinya, generasi muda harus menjadi sosok yang mampu memenuhi harapan tersebut. Sementara itu menjadi sosok yang diharapkan itu tidak jadi dengan sendirinya. Mereka harus mampu ditempa dan menempa dirinya sendiri. Besarnya peranan generasi muda ini menyebabkan banyak ahli lebih jauh mencoba meninjau apakah kegenerasimudaan merupakan suatu konsep.

Analisa kepemudaan sebagai suatu konsep ini menurut Abdul Ghafur (1985:14-15) perlu ditinjau dari tiga dimensi, yakni dimensi pembangunan nasional, dimensi kebutuhan pembangunan, dan dimensi regenerasi. Dimensi pembangunan nasional merujuk pada persiapan generasi muda dalam konteks yang diarahkan untuk mempersiapkan kader-kader bangsa yang utuh dan paripurna berkualifikasi kader bangsa seperti yang diisyaratkan tujuan pembangunan nasional Negara Indonesia. Persiapan ini salah satunya adalah dengan pendidikan. Dimensi kebutuhan pembangunan nasional Bangsa Indonesia bertujuan untuk mewujudkan suatu masyarakat adil dan makmur merata material dan spiritual berdasarkan Pancasila. Untuk mencapai tujuan ini pembangunan membutuhkan tiga sumber utama, yaitu sumber daya alam, sumber dana, dan sumber daya insani. Kita mengakui kaum muda sebagai insani yang amat potensial bagi pembangunan, menempati lapisan terbesar dalam anggota masyarakat. Sumber ini tidak pernah habis. Satu kekayaan nasional yang tidak terhingga harganya. Menjadi berharga kalau disiapkan sebagai kader pembangunan. Dari pandangan inilah kita arahkan pengembangan generasi muda menuju kepada penguasaan ilmu pengetahuan dan keterampilan kerja. Dengan bekal demikian, setiap pemuda Indonesia akan semakin bernilai dalam proses pembangunan. Dimensi yang terakhir adalah dimensi regenerasi. Generasi muda adalah generasi penerus cita-cita perjuangan bangsa. Cita-cita besar perjuangan bangsa ini dituangkan secara mendasar dalam pembukaan UUD 1945. Rangkuman cita-cita itu adalah suatu nafas dapat kita nyatakan sebagai: utuhnya bangsa, tetap tegaknya Negara kesatuan Republik Indonesia, masyarakat adil dan makmur, sejahtera lahir dan batin. Untuk mencapai cita-cita nasional itu diperlukan semangat perjuangan seperti yang telah dikobarkan oleh pejuang tahun 1945. Nilai perjuangan inilah yang harus diwariskan oleh suatu gengerasi ke generasi berikutnya secara terus menerus dan berkesinambungan. Proses ini kita lihat sebagai suatu proses regenerasi yang mengandung pengertian transformasi nilai budaya bangsa yang telah dirangkum dalam pancasila dan pembukaan UUD 1945. Pengembangan generasi muda dengan sendirinya harus diarahkan untuk meningkatkan kemampuan dari setiap pemuda Indonesia untuk berperan sebagai transformator sebagai penerus cita-cita proklamasi dan pelestarian UUD 1945.
Jika dipikirkan secara seksama dengan sedikit kreativitas dalam mengutak-atik pemahaman, mempertahankan eksistensi sebuah negara amatlah sulit. Negara adalah milik bangsa, bukan perseorangan; jadi bisa dapat dikatakan pula berdasarkan demokrasi. Mempertahankan keberadaan sebuah negara dibutuhkan suatu regenerasi. Regenerasi bukan hanya demi mempertahankan sebuah eksistensi, lebih dari itu, regenerasi juga berarti kesempatan untuk mewujudkan ambisi. Namun, bagi sebuah bangsa regenerasi dilakukan terhadap seluruh generasi mudanya. Sebab mau tidak mau, yang tua akan kehilangan kompetensinya dalam menopang negara bangsa akibat segi fisik yang makin menurun seiring dengan bertambahnya usia. Karena itulah, generasi muda memiliki posisi yang penting dan menjadi poros bagi punah atau tidaknya sebuah negara. Generasi muda juga menjadi harapan terwujudnya cita-cita sebuah negara.

Selain itu sebuah negara juga harus mempertahankan integritas yang membutuhkan rasa kebangsaan alias nasionalisme. Integritas sebuah bangsa tidak akan bisa dipertahankan dengan kekerasan atau lewat jalan militer, kalaupun ada yang seperti itu, integritas yang terbentuk sangatlah rapuh. Jadi yang penting adalah membentuk rasa kebangsaan itu. Ada banyak cara yang dapat dilakukan untuk mewujudkan rasa kebangsaan. Salah satunya dengan menekankan pada unsur pendidikan dalam proses menumbuhkan rasa kebangsaanalias nasionalisme.
Dari dua kesamaan yang menjadi dasar pengungkapan loncatan ide ini, dapat dilihat adanya hubungan yang erat dan nyata, yaitu antara “generasi muda” dengan “kepemimpinan”. Dan keduanya menjadi perhatian utama dalam usaha mempertahankan integritas sebuah negara.
Suatu kriteria standar bagi seorang pemimpin negara, mutlak mempunyai kesempurnaan baik dari segi fisik maupun intelektualnya. Untuk melihat lebih jauh tipe kepemimpinan idaman nan ideal, beberapa ciri pemimpin idaman berikut, sebagai sebuah potret utuh sang figur, pastilah harus diketahui terlebih dulu.

Pertama, seorang pemimpin negara haruslah memiliki ketakwaan dan keimanan terhadap Tuhan Yang Maha Esa. Kriteria ini mungkin diremehkan oleh sebagian orang dalam mencari pemimpin idaman bagi suatu bangsa. Namun sebetulnya, hal ini merupakan hal terpenting, karena semua yang dilakukan manusia akan berawal dan berakhir pada kehendak Tuhannya. Jika pemimpin tersebut memiliki konsep demikian, maka ia akan menjalani dan menghadapi apapun yang diderita negaranya dengan bijak dan lapang dada.
Sebagaimana kita ketahui bahwa masalah paling mendasar pada era global saat ini terletak pada bidang ekonomi. Maka kriteria kedua bagi pemimpin negara ini adalah memiliki konsep ekonomi kerakyatan. Oleh karenanya dibutuhkan seorang pemimpin yang mampu mengendalikan dan bertanggung jawab untuk pelaksanaan perekonomian di suatu negara.

Ketiga, menegakkan keadilan hukum. Pemimpin idaman harus bisa menciptakan suatu hukum yang netral. Ia juga harus tegas dalam menjalankan tugas dan fungsinya. Meski masih berjalan sebagai sebuah proses, namun tidak salah jika dapat dikatakan bahwa di Indonesia saat ini, hukum tidak berjalan dengan semestinya, banyak para koruptor yang masih bebas berkeliaran. Kenyataan ini tentunya bertolak belakang manakala dapat kita saksikan maling ayam saja sudah harus merasakan dinginnya di balik jeruji besi.

Keempat, menciptakan rasa aman. Keamanan menjadi hal yang tak kalah penting di era globali saat ini. Seorang pemimpin idaman mutlak harus mampu melindungi rakyatnya dari ketakutan dan kecemasan, mulai dari ketakutan politik, ekonomi, budaya, sampai ketakutan moral.
Kelima, mengembangkan fungsi dialog. Pemimpin haruslah memiliki kemampuan komunikasi dan interaksi yang baik dengan masyarakat dalam rangka mendapatkan masukan yang efektif dan konstruktif sehingga program-program bias dilakukan secara optimal. Hal ini disa dimulai dari lingkup terkecil dari sebuah organisasi seperti keluarga, hingga yang terbesar seperti negara.

Dengan masih berpegang teguh pada pepatah ‘tak ada gading yang tak retak’, pemimpin juga tentunya tidak akan lepas dari kesalahan. Berkaitan dengan hal tersebut, pemimpin yang diidam-idamkan rakyat juga harus memiliki adanya rasa tidak malu meminta maaf kepada bawahan atas kesalahan yang pernah dilakukannya, karena pemimpin tetaplah manusia biasa yang tidak akan luput dari salah dan dosa. Pemimpin juga harus lebih bisa menghargai jerih payah dan pengabdian serta pengorbanan bawahannya, bersikap bijak atas kesalahan bawahan dan mampu menjalin komunikasi yang baik.

Seorang pemimpin dalam menjalankan fungsi-fungsi kepemimpinan harus menitikberatkan bobot kemampuannya pada masalah kepemimpinan.

Fungsi dan kedudukan pemimpin dapat dilihat dari tugas-tugasnya secara fungsional dalam organisasi dimanapun ia berada. Di samping kemampuan secara fungsional, seorang pemimpin juga memerlukan kemampuan lainnya yaitu mampu menggerakkan motivasi bawahan dan memberikan tugas kepada bawahan sesuai dengan keahlian masing-masing atau mampu menempatkan orang-orang pada tempat yang benar.

Oleh karena itu, generasi muda perlu mendapat penajaman sehingga mampu menigkatkan pemahaman dan penyadaran akan fungsi dan peranannya sebagai penerus cita-cita perjuangan bangsa. Kompleksnya cakupan permasalahan yang dihadapi oleh generasi muda menuntut adanya penyikapan yang mendasar dalam bentuk karya nyata (aksi) yang diarahkan pada pencerahan masa depan kehidupan pembangunan bangsa.

Jelas sekali bahwa konsep pemimpin yang ideal akan mudah ditemui dalam jiwa generasi muda. Kita hanya memerlukan keyakinan dan dukungan bahwa generasi muda Indonesia dapat membawa negara ini kearah yang lebih baik.

Selasa, 19 Mei 2009

MENGENAL HEXADECIMAL, BINARY, DAN ASCII

Selasa, 19 Mei 2009 0
Ini artikel yang bagus banget bagi temen-temen yang mungkin bercita-cita jadi para hacker. Penulis dapat ni artikel dari puasa 10 hari 15 malam (kok bisa ya , hehehe). Oke langsung aja mungkin kalian para hacker, cracker ato apalah namanya pernah melakukan ritual sniffing yaitu kegiatan memata-matai. aktifitas jaringan dengan memakai software Ethereal, Cain, DS-sniff dan lain sebagainya. Ato kalian para cracker software yg menggunakan tool untuk mencrack serial-number ato utak-atik registry windows sering melihat bilangan-bilangan aneh terdiri dari angka dan huruf, kalian tentu bertanya bilangan apakah itu yg bagi para newbie tentu akan sukar untuk menalarnya apalagi mengartikannya hehe. Seperti tampilan berikut ini

63 61 70 73 6f 65 6c 20 62 75 6b 61 6e 20 74 61

62 6c 65 74 20 61 70 61 6c 61 67 69 20 70 69 6c

atau

0x77 0x6f 0x77 0x20 0x63 0x61 0x70 0x73 0x6f

0x65 0x6c 0x20 0x6b 0x65 0x72 0x65 0x6e

Otak kalian para newbie termasuk saya pasti berkerut untuk mengartikan

bilangan tersebut, yg mungkin malah menganggap bilangan tersebut tidak

berarti sama sekali.

Tapi jangan salah itulah yg namanya bilangan Hexadecimal. Penulis akan

menjelaskan apa itu “hexadecimal”. Hexadecimal merupakan gabungan dari

kata “hex” dan “decimal”, kata decimal dari kata “dec” yg artinya “10”.

maksudnya bahwa terdapat 10 digit penomeran dari cara ini (Dec) yaitu 0 1 2 3 4 5 6 7 8 9.

selanjutnya adalah (Hex) yg berarti “6” yg terdiri atas a b c d e f, dan bila di

gabungkan keduanya menjadi 16 yg berarti terdapat enam belas digit dalam

system penomeran pada hexadecimal, yaitu 0 1 2 3 4 5 6 7 8 9 a b c d e f.

Kita semua tau bahwa data yg dikirimkan dalam proses input-output computer

diolah dalam bentuk bit atau “binary digit” yaitu berupa angka 0 dan 1 yg

artinya true atau false (on dan off), didalam hexadecimal byte dipecah menjadi 2

bagian dimana untuk satu bytenya sama dengan 8 bit. Format byte merupakan

format yg terdiri dari digit 0 atau 1 yg berjumlah delapan bit seperti berikut:

00101010 00001011 10101111 10011001

10101101 10101011 01001001 00110101

bisa kita lihat bilangan yg sungguh-sungguh sukar untuk diartikan :) apalagi bila

jumlahnya ratusan atau ribuan digit bisa meledak tuh otak kekeke. 6

Oleh karena itu dibuatlah hexadecimal yg memecah byte menjadi 4 satuan bit,

yg berarti kita akan memiliki 16 kombinasi (256=16*16). Dengan demikian 1 blok

byte yg terdiri dari 8 digit bit dibagi menjadi 2 digit hexadecimal. Yang

digambarkan sebagai berikut :

0000=0 0001=1 0010=2 0011=3

0100=4 0101=5 0110=6 0111=7

1000=8 1001=9 1010=a 1011=b

1100=c 1101=d 1110=e 1111=f

Jadi bila anda menjumpai digit hexadecimal “A” pola bitnya adalah “1010”.

Hexadecimal biasanya ditulis dalam bentuk yg special untuk membedakannya

dari bilangan biasa / decimal. Bilangan hexadecimal biasanya ditulis dalam

format “0x12”, atau “$12” atau juga “x12” jadi bila anda melihat bilangan seperti

ini dalam registry windows atau dimanalah gak mumet lagi sekarang.:)

Dalam tampilan Hex Dump / Hex Editor biasanya mempunyai tiga kolom,

hexadecimal terletak ditengah-tengah, yang kiri merupakan offset digit decimal

dan kanan dari hexadecimal merupakan ASCII equivalent yg merupakan

terjemahan dari hexadecimal agar kita bisa mengartikannya dan tak perlu repot-

repot menterjemahkannya.

Minggu, 17 Mei 2009

TES KEMAMPUAN

Minggu, 17 Mei 2009 1

kalo kamu ngaku pinter, coba deh kamu isi 9 kotak di atas dengan angka 1-9, dalam setiap horizontal, vertikal, dan diagonal harus membentuk jumlah yang sama. kalo kamu tahu jawabannya kirim ke blog ini lewat comment yaw.

yang ke dua ini, isi angka 1- 8, tetapi dari horizontal vertikal maupun diagonal gak boleh ada angka yang berdekatan, misalnya 1 sama 2 ,atau 6 sama 7. jangan lupa kirim jawabannya lewat cooment ya

BELAJAR MEMBODOHI ORANG


Haloooo jumpa lagi. ma postingan pertama penulis. Kali ini kita akan membahas demam yang sedang hebat sekali dalam masyarakat, yaitu demam mirip Joe Sandy. Tau kan Jo Sandy, itu yang menang the master kemaren ngelawan Limbad. Apa bener Joe Sandy itu memang pinter banget bisa ngitung seggitu banyak angka dalam waktu singkat???
Kalo memang bener, pantas aja karena dia udah ngedalemin ilmu itu dari lama.
Tapi di sini penulis akan ngajarin kamu, beberapa trik yang bisa ngebuat orang-orang di lluar sana berdecak kagum ma kamu. Di sini kita akan bermain dengan penuh angka-angka, jadi bagi kamu yang gak suka matematika lebih baik minggir aja deh dari blog ini.

Yang pertama akan dibahas adalah keajaiban angka 9
Mengapa penulis milih angka 9?? Karena dengan angka istimewa ini semua orang dapat dibodohi. Gak percaya??? Lihat aja beberapa trik di bawah ini.

TRIK 1: 999
Coba deh kamu suruh temen kamu untuk milih 3 digit angka, terserah boleh sama, pokoknya 3 digit angka.(kamu gak boleh lihat angkanya) Truz 3 digit yang udah dipilih temen kamu tadi kaliin sama angka 999. nah abiz itu kan pasti ada hasilnya. Truz suruh temen kamu buwat milih salah satu angka dari hasil tadi, dan kemudian nyebutin angka-angka lainnya yang gak dipilih. Misalnya, aku milih angka 347 truz kan dikaliin ma 999 hasilnya 346653. then aku milih angka 6 (gak disebutin), truz aku bilang ke kamu angka yang gak dipilih 3,4,6,5,3.
Abrakadabra, dengan itu sudah pasti kamu bisa menebak angka berapa yang dipilih temen kamu. Coba deh kamu perhatiin digit-digit hasil perkalian tadi, kalo dijumlahin masing-masing hasilnya 27, 3 + 4 + 6 + 6 + 5 + 3. so udah tahu dong, dengan temen kamu nyebutin angka yang gak dipilih, kamu bisa tahu angka pilihan temen kamu dengan mengkurangkan angka 27 dengan jumlah angka yang gak dipilih. Trik ini juga berlaku untuk kelipatan digit lainnya. Tapi harus sama antara digit angka temen yang kamu pilih dengan angka pengali, 999. misalnya temen kamu milih 7 digit ya kamu juga harus ngaliin dengan 9999999. tapi jumlah hasil perkalian digitnya beda. Karen merupakan kelipatan dari angka 9 tadi.
4 digit jumlahnya 36
5 digit jumlahnya 45
6 digit jumlahnya 54
7 digit jumlahnya 63
8 digit jumlahnya 72
9 digit jumlahnya 81

TRIK 2: PENGURANGAN BESAR – KECIL
Sebenarnya trik ini sama aja kayak trik diatas. Ini Cuma pengembangan dari trik yang pertama aja kok. Coba suruh temen kamu milih 5 digit angka, terserah mau sama beda, (kamu ghak boleh lihat angkanya) pokoknya 5 digit dan urutin dari besar ke kecil. Misalnya 86421. trus suruh temen kamu buwat ngurangin angka tadi dengan kebalikan dari angka yang dipilih. Misalnya pertama milih 86421 jadi harus dikurangi dengan 12468. coba kamu perhatiin hasilnya (86421-12468=73953) setiap digit hasilnya kalau dijumlah hasilnya 27. nah sekarang tinggal ngelakuin maneuver seperti trik pertama dan abracadabra…..kamu telah menjadi master of number. Trik ini juga berlaku buat kelipatan digit lainnya. Coba deh kamu cari sendiri

TRIK 3: MEMPREDIKSI ANGKA
Kali ini lebih sulit karena butuh ketelitian yang tinggi dan butuh kata-kata yang bagus unutk mem-persuade orang. Maksud dari sulap ini adalah memprediksi hasil akhir dari banyak angka yang akan dijumlahkan. Dari trik ini kamu sudah bisa memprediksi hasil, hanya dengan barisan pertama digit-digit angka yang ditulis temen kamu. Tapi harus diingat, misalnya temen kamu nulis 5 digit angka berarti nanti harus ada 5 deret baris angka yang dijumlahkan. Dan begitu seterusnya. Bagaimana caranya?? Suruh temen kamu buwat milih 5 digit atau berapalah pokoknya ganjil (7, 9,dst). (angka ini boleh dilihat) Misalnya aku milih 79830. dari angka ini kamu sudah bisa memprediksi angka yang muncul nanti, yaitu 279828. caranya yaitu sisipkan angka 2 di barisan paling depan, trus kurangin angka paling belakang dengan angka 2. trus jalanin maneuver dan kata-kata hebat kamu untuk mem-persuade orang. Suruh temen kamu buat nulis 5 digit angka lagi. Misalnya 54802. nah sekarang giliran kamu buat nulis angka di bawah angka ini, caranya dengan mengurangkan angka 99999 dengan angka yang dipilih tadi. Jadi kamu nulis angka 45197. truss suruuh temen kamu nulis 5 digit angka lagi, truz kamu nulis angka dibawahnya, sampai 5 baris. Truz jumlahin 5 baris angka tadi. Misalnya
79830 >>> angka yang dipilih pertama, yang dibuat prediksi
54802 >>> angka temen kamu
45197 >>> kamu tulis dengan mengurangkan angka 99999
12980 >>> angka temen kamu
87019 >>> kamu tulis dengan mengurangkan angka 99999
Perhatiin jumlahnya, sama kan ma prediksi kamu

TRIK 4 : MEMBODOHI DENGAN HURUF
caranya gampang banget. coba kamu perhatiin tabel huruf di bawah ini,

yang perlu kamu perhatiin adalah huruf terdepan dari setiap baris, yaitu P, H, A, D, B. bukan lihat urutan barisnya, tapi lihat itu huruf ke berapa, kayak A huruf ke 1, D huruf ke 4 dan sebagainya. suruh temen kamu milih salah satu huruf yang ada di situ, trus suruh mereka nyebutin huruf itu ada di baris mana saja. misalnya aku milih huruf O yang ada di baris 2, 3, 4, dan 5 jadi kamu tinggal jumlahin aja huruf H, A, D, dan B (huruf pertama pada masing-masing baris) H=8, A=1, D=4, B=2. nah sekarang jumlahin, hasilnya kan 15, coba kamu cari huruf 15 di alphabet itu huruf apa? huruf O kan. nah sekara tinggal di praktekkan. selamat mencoba!!!

Jumat, 15 Mei 2009

Pre-Entry

Jumat, 15 Mei 2009 1


Selamat datang di gravitasizone.blogspot.com. mungkin bagi kamyu yang baru ngelihat blog ini merasa aneh. Apa isinya ?? namanya kok gravitasizone. Sebelum kamu menanyakan itu semua, kamu jangan berpikir terlalu jauh dengan mengambil filosofi dari gravitasi itu sendiri. Sebenarnya gravitasi disini bukan gravitasi yang ada di soal-soal atau pembelajaran fisika, astronomi, ataupun pelajaran lainnya. Ini bukan gravitasi gaya tarik bumi yang memiliki nilai 9,878997 m/s2 . jika kamu menganggap seperti itu, maka kamu adalah sekian banyak orang yang tersesat di blog ini.

Sebenarnya blog ini adalah blognya anak XI-IA 1 SMAN 1 Probolinggo. Gravitasi itu sendiri adalah sebuah singkatan dari “Gerakan Aktiv Ia Siji”. Jadi tidak ada hubungannya dengan gravitasi-gravitasi di luar sana.

Mengapa kami memilih Gravitasi????

Sebenarnya itu terlalu simple untuk dijawab. Agar ceritanya sedikit lebih kayak sinetron, jadi penulis melebaikan ceritanya. Itu diambil dari filosofi gravitasi itu sendiri, yang berarti gaya tarik bumi. Jadi semua benda bisa tetap berada di bumi (memijak) dan tidak melayang-layang. Itulah yang mengakibatkan kami memilih nama gravitasi. Memotivasi kelas kami agar tidak terombang-ambing dengan gaya tarik dari luar kelas (lingkungan yang tidak benar), sehingga kami bisa terus aktiv dan berprestasi dalam semua bidang. Selain itu, karena kecintaan kami terhadap IPA (karena kelas kami IPA), kami mencari kata-kata yang berbau ilmiah yang cocok untuk dibuat Nama kelas kami. Setelah bertapa 40 hari 40 malam, puasa setiap pagi dan makan kalu siang, akhirnya kami menemukan kata yang pas dan sangat berbau science banget, Yaitu nama gravitasi itu tadi. Bukannya mau sombong, sebenarnya kelas XI-IA 1 ini merupakan kelas IPA unggulan di SMAN 1 Probolinggo yang telah mencatatkan siswa-siswinya sebagai siswa-siswi berprestasi, baik di dalam kota, provinsi, maupun tingkat nasional.

Oh ya, sebelumnya penulis mau kenalin ma anggota-anggota dari Gravitasi. Sebenarnya siapa saja sih yang ada di kelas ini????

Kelas ini sebenarnya dihuni oleh 34 penghuni + 1 bozz (wali kelas). Wali kelasnya sendiri sangat cantik, jenius (guru matematika), tapi kalau kamu kenal lebih dalem ma guru ini, kamu pasti tahu kalau ternyata guru ini gokil juga. Ya, beliau adalah Bu Nineng. Sementara di formasi para murid-muridnya adalah sebagai berikut :

  1. Adin Lazuardy Firdiansyah
  2. Afin Pramana Oktavian
  3. Agusta Utama Atmaja
  4. Ahmad Hussein (penulis dan creator blog)
  5. Ainil Karomah
  6. Anggi Gusti H.
  7. Berlian Akbar Yon Agusta
  8. Fachmi Anita Ragil
  9. Fajar Mardhi Hutama
  10. Faradiah Hayati
  11. Ferdi Septian Syah Putra
  12. Firdausiah Adinfa
  13. Gazela Putra
  14. Holidatul Fadila
  15. Karina Erda Saninggar
  16. Lisa Budiarsih
  17. Mifa
  18. Muflih Fathoniawan
  19. Mutiara Aprilia
  20. Nastiti Natasari
  21. Prayuani Dwi Agustin
  22. Rachmawati Nur Sutanti
  23. Ragil Alfiani
  24. Rahmat Hidayat
  25. Ratna Tri Puji Astuti
  26. Savira Septi
  27. Siti Karsiyati
  28. Soraya Firdausiah
  29. Tutut Hermanto
  30. Very Yogiantoro
  31. Vita Nabela
  32. Wahyu Hidayat
  33. Yarda Aisyah
  34. Zahrotul Azizah

 
◄2009 gravitasi, Gravitasi-Zone