Selasa, 19 Mei 2009

MENGENAL HEXADECIMAL, BINARY, DAN ASCII

Selasa, 19 Mei 2009
Ini artikel yang bagus banget bagi temen-temen yang mungkin bercita-cita jadi para hacker. Penulis dapat ni artikel dari puasa 10 hari 15 malam (kok bisa ya , hehehe). Oke langsung aja mungkin kalian para hacker, cracker ato apalah namanya pernah melakukan ritual sniffing yaitu kegiatan memata-matai. aktifitas jaringan dengan memakai software Ethereal, Cain, DS-sniff dan lain sebagainya. Ato kalian para cracker software yg menggunakan tool untuk mencrack serial-number ato utak-atik registry windows sering melihat bilangan-bilangan aneh terdiri dari angka dan huruf, kalian tentu bertanya bilangan apakah itu yg bagi para newbie tentu akan sukar untuk menalarnya apalagi mengartikannya hehe. Seperti tampilan berikut ini

63 61 70 73 6f 65 6c 20 62 75 6b 61 6e 20 74 61

62 6c 65 74 20 61 70 61 6c 61 67 69 20 70 69 6c

atau

0x77 0x6f 0x77 0x20 0x63 0x61 0x70 0x73 0x6f

0x65 0x6c 0x20 0x6b 0x65 0x72 0x65 0x6e

Otak kalian para newbie termasuk saya pasti berkerut untuk mengartikan

bilangan tersebut, yg mungkin malah menganggap bilangan tersebut tidak

berarti sama sekali.

Tapi jangan salah itulah yg namanya bilangan Hexadecimal. Penulis akan

menjelaskan apa itu “hexadecimal”. Hexadecimal merupakan gabungan dari

kata “hex” dan “decimal”, kata decimal dari kata “dec” yg artinya “10”.

maksudnya bahwa terdapat 10 digit penomeran dari cara ini (Dec) yaitu 0 1 2 3 4 5 6 7 8 9.

selanjutnya adalah (Hex) yg berarti “6” yg terdiri atas a b c d e f, dan bila di

gabungkan keduanya menjadi 16 yg berarti terdapat enam belas digit dalam

system penomeran pada hexadecimal, yaitu 0 1 2 3 4 5 6 7 8 9 a b c d e f.

Kita semua tau bahwa data yg dikirimkan dalam proses input-output computer

diolah dalam bentuk bit atau “binary digit” yaitu berupa angka 0 dan 1 yg

artinya true atau false (on dan off), didalam hexadecimal byte dipecah menjadi 2

bagian dimana untuk satu bytenya sama dengan 8 bit. Format byte merupakan

format yg terdiri dari digit 0 atau 1 yg berjumlah delapan bit seperti berikut:

00101010 00001011 10101111 10011001

10101101 10101011 01001001 00110101

bisa kita lihat bilangan yg sungguh-sungguh sukar untuk diartikan :) apalagi bila

jumlahnya ratusan atau ribuan digit bisa meledak tuh otak kekeke. 6

Oleh karena itu dibuatlah hexadecimal yg memecah byte menjadi 4 satuan bit,

yg berarti kita akan memiliki 16 kombinasi (256=16*16). Dengan demikian 1 blok

byte yg terdiri dari 8 digit bit dibagi menjadi 2 digit hexadecimal. Yang

digambarkan sebagai berikut :

0000=0 0001=1 0010=2 0011=3

0100=4 0101=5 0110=6 0111=7

1000=8 1001=9 1010=a 1011=b

1100=c 1101=d 1110=e 1111=f

Jadi bila anda menjumpai digit hexadecimal “A” pola bitnya adalah “1010”.

Hexadecimal biasanya ditulis dalam bentuk yg special untuk membedakannya

dari bilangan biasa / decimal. Bilangan hexadecimal biasanya ditulis dalam

format “0x12”, atau “$12” atau juga “x12” jadi bila anda melihat bilangan seperti

ini dalam registry windows atau dimanalah gak mumet lagi sekarang.:)

Dalam tampilan Hex Dump / Hex Editor biasanya mempunyai tiga kolom,

hexadecimal terletak ditengah-tengah, yang kiri merupakan offset digit decimal

dan kanan dari hexadecimal merupakan ASCII equivalent yg merupakan

terjemahan dari hexadecimal agar kita bisa mengartikannya dan tak perlu repot-

repot menterjemahkannya.

0 komentar:

Posting Komentar

 
◄2009 gravitasi, Gravitasi-Zone